Beredar sebuah unggahan video di media sosial Facebook yang diklaim menunjukkan tumpukan uang bantuan dari Australia yang siap dibagikan ke Indonesia. Narasi dalam video menyebutkan bahwa uang tersebut dibagikan kepada umat Kristen dan dana untuk pembangunan 800 gereja di Indonesia.
Faktanya, klaim dalam unggahan tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, video tersebut identik dengan unggahan di akun TikTok @jejak_viral, video tersebut memperlihatkan tumpukan uang pecahan Rp100.000 yang sudah disusun tinggi di lobi gedung. Uang tersebut merupakan sitaan korupsi yang diserahkan Kejagung ke pemerintah pada Desember 2025 dan bukan dana bantuan dari Australia. Sementara itu, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama melalui keterangan di laman resmi kemenag.go.id, menyatakan tidak pernah mengeluarkan pengumuman bantuan dari Australia.
Tautan Rujukan: https://kemenag.go.id/nasional/beredar-info-bantuan-dana-dap-australia-mengatasnamakan-ditjen-bimas-kristen-kemenag-itu-hoaks-VyEcG




