Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim adanya informasi bayi berumur 2,5 bulan di Jepara diduga meninggal setelah mendapatkan imunisasi DPT 1.
Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari tirto.id, setelah dilakukan penelusuran menggunakan pencarian gambar terbalik atau reverse image untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Lebih lanjut, mengutip dari joglonews.com, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara telah menyelesaikan investigasi dan menyatakan bahwa kematian bayi tidak ada hubungannya dengan vaksin atau proses imunisasi yang diberikan. Selain itu, hasil investigasi resmi dari Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas PP KIPI) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara menegaskan, kematian bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksinasi DPT maupun kesalahan prosedur medis. Dengan demikian, unggahan yang beredar, yang mengeklaim meninggalnya bayi di Jepara akibat vaksin DPT 1 adalah informasi yang keliru dan perlu diluruskan.
Tautan Rujukan: https://tirto.id/keliru-bayi-25-bulan-di-jepara-meninggal-karena-imunisasi-dpt-hBUq





