Beredar unggahan video di media sosial Facebook yang menampilkan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari membahas vaksin Hepatitis B. Dalam video tersebut, Siti Fadilah menyebut vaksin Hepatitis B yang diberikan kepada bayi berbahaya dan mengaitkannya dengan sejumlah laporan kematian serta kejadian serius di Amerika Serikat.
Faktanya, klaim yang menyebutkan bahwa vaksin Hepatitis B berbahaya dan menyebabkan kematian pada bayi berdasarkan keputusan CDC/ACIP serta data VAERS adalah tidak benar. Dilansir dari tirto.id, dalam video tersebut memang terdapat pernyataan bahwa ACIP melakukan pemungutan suara 8-3 pada Desember 2025. Namun, keputusan itu tidak menyatakan vaksin Hepatitis B menyebabkan kematian. Angka kematian dan kejadian serius yang disebut merupakan laporan VAERS yang tidak dapat digunakan untuk membuktikan hubungan sebab-akibat antara vaksin dan kejadian tersebut. Bukti keamanan yang ditinjau CDC justru tidak menemukan perbedaan kematian antara bayi yang menerima vaksin hepatitis B dan yang tidak menerima vaksin.
Tautan Rujukan: https://tirto.id/keliru-vaksin-hepatitis-b-berbahaya-sebabkan-kematian-bayi-hA4g




